
Untuk lebih jelasnya, silahkan tonton video liputan berikut 😉
https://youtu.be/zDZSJzZQoqwzDZSJzZQoqw
Pewawancara : “Assalamualaikum Bang, dengan Abang siapa namanya?”
Narasumber : “Waalaikumsalam, Heru”
Pewawancara : “Bang Heru, Perkenalkan saya Fifin dari Untan. Saya mau tanya ni bang kira-kira ada berapa banyak sampah yang dibuang disini? Jumlah banyaknya gituu bang”
Narasumber : “Dalam satu hari nya bisa mencapai satu ton, biasanya diambil pakai dua kali pengambilan (dua reet) menggunakan dumtruck dibawa ke TPA di Jalan Kebangkitan Nasional”
Pewawancara : “Kalau boleh tau, setelah dibuang disana, sampahnya diapakan lagi sih bang?”
Narasumber : “Setelah sampai disana, ada pembagiannya lagi. Ada yg bagian mengolah, disana kan sampahnya ada yang diolah jadi gas. Gas yang biasa dipakai untuk masak”
Pewawancara : “Abang tau kan kalau sampah plastik itu memerlukan waktu penguraian yang sangat lama?”
Narasumber : “Iya tau”
Pewawancara : “Abang tau gak kalau ada penerapan 4R dalam membantu mengatasi sampah plastik?”
Narasumber : “Iya tau, biasanya dari Bank Sampah”
Pewawancara : “Nahh, berarti Abang udh tau ya mengenai Bank Sampah Rosela di Jalan Purnama?”
Narasumber: “Ohh yang baru itu ya”
Pewawancara :”Kalau boleh tau,apakah mereka menggunakan sampah dari TPA atau darimana ya bang?”
Narasumber :”Ohh kalau itu mereka pakai sampah komplek, setelah itu sampahnya dipilah, yang plastik mereka gunakan lagi, dan yang organik dibuang ke TPS setempat”
Pewawancara :”Oh gitu, oke bang. Lalu sekarang menurut Abang apakah sampah di Jalan Budi Karya ini yang menyebabkan banjir di sekitaran Jalan Budi Karya ini?
Narasumber : “Yaa kalau banjir karena sampah sih iya, selain itu karena tidak ada selokan juga sih”
Pewawancara : “Sudah berapa lama sih Bang lokasi ini dijadikan tempat pembuangan sampah?”
Narasumber :”Udah sekitar 2 tahunan”
Pewawancara :”Oh yaudah, terimakasih banyak ya bang”
Narasumber: “Iya sama-sama”
Penulis : Fifin Nisfi Isnaini